Tampilkan postingan dengan label Dunia Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Otomotif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

Perbedaan BBM Premium, Pertamax dan Pertamax Plus


Masyarakat Indonesia sekarang bisa bernapas lega karena harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi (Premium) tidak jadi naik. Namun, bagi pengguna BBM Pertamax dan Pertamax Plus hal itu tidak berpengaruh karena harga kedua BBM ini sudah naik. Lalu apa perbedaan antara Premium, Pertamax dan Pertamax Plus? Selain perbedaan harga, ternyata BBM Premium, Pertamax dan Pertamax Plus juga memiliki perbedaan yang lain. Apa saja perbedaan diantara ketiga bahan bakar tersebut?

1. Premium. 
Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Premium merupakan BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah di antara BBM lainnya yakni hanya 88 oktan. Perbedaan: - Premium menggunakan tambahan pewarna dye. - Mempunyai Nilai Oktan 88. - Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak.

2. Pertamax. 
Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertamax direkomondasikan untuk kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1990, terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI) dan catalyc converters (pengubah katalitik). Perbedaan: - Pertamax ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi tanpa timbal. - Mempunyai Nilai Oktan 92. - Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain. 

3. Pertamax Plus. 
Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax Plus diperuntukan untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters. Perbedaan: - Telah memenuhi standart WWFC. - BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. - Tanpa timbal. - Mempunyai Nilai Oktan 95. - Toluene sebagai peningkat oktanya. - Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding Premium dan Pertamax. Sekedar info: Harga BBM Premium: Rp 4.500 per liter. Harga BBM Pertamax: Rp 10.200 per liter. Harga BBM Pertamax Plus: Rp 10.350 per liter. 

Setelah tahu perbedaan dan keunggulan masing-masing bahan bakar atau bensin di atas sekarang mana yang akan sahabat pilih? Premium yang murah, Pertamax yang lumayan atau Pertamax Plus yang ramah lingkungan?

Minggu, 06 Mei 2012

Daftar 10 Mobil Terlaris di Indonesia

1. Toyota Avanza (Terjual 11.655 unit)


 2. Daihatsu Xenia (Terjual 5.697 unit)


 3. Toyota Innova (Terjual 4.978 unit)


 4. Nissan Grand Livina (Terjual 2.510 unit)


 5. Honda Jazz (Terjual 2.077 unit)


 6. Toyota Rush (Terjual 2.068 unit)


 7. Suzuki APV (Terjual 1.823 unit)


 8. Daihatsu Terios (Terjual 1.803 unit)


 9. Honda CR-V (Terjual 1.677 unit)


 10. Toyota Yaris (Terjual 1.481 unit)

Sumber : duniaotomotif.net

Sabtu, 05 Mei 2012

Daftar Alamat Kursus Mengemudi Jatim


JEMBER
CONTACT KURSUS MENGEMUDI
Jl Gajah Mada 165 JEMBER
(0331) 485740

MALANG
KURSUS MENGEMUDI NATUNA
Jl Brigjen Slamet Riadi 2 A MALANG
(0341) 362962
KURSUS MENGEMUDI SURYA
Jl Gn Kawi Kios 1 MALANG
(0341) 581647
TOSAN
Jl Trunojoyo 56 MALANG
(0341) 361069
KURSUS MENGEMUDI PRIVATE
Puri Cempaka putih z 22 MALANG
(0341) 753916
KURSUS MENGEMUDI AZIZ
Jln.Danau Toba G1E19
Sawojajar  MALANG
(0341) 717099

SURABAYA
MULTISOLUSI KOMPUTINDO
Jl Kayoon 24  SURABAYA
(031) 5315678
ADI JAYA KURSUS
Jl Brigjen Katamso 33 SURABAYA
(031) 8677843
MODERN KURSUS
Jl Gubeng Kertajaya VII 25-27 SURABAYA
(031) 5018064
DJOEN KURSUS
Jl Raya Dukuh Kupang 57 A SURABAYA
(031) 5672805
KURSUS MENGEMUDI NATUNA
Jl Perak Brt 71 SURABAYA
(031) 3531745
DWI JAYA KURSUS
Jl Pabean 31 SURABAYA
(031) 8671565
PINTAR KURSUS MENGEMUDI
Jl Darmokali 1-F SURABAYA
(031) 5686642
GARUDA KURSUS
Jl Mleto 2 SURABAYA
(031) 5921601
SEKOLAH MENGEMUDI PRIMKOPPOL
Jl Kenikir 2 SURABAYA
(031) 5459700
GEMINI KURSUS MENGEMUDI
Jl Gubeng Kertajaya 9 B 4 SURABAYA
(031) 5035166
SEKOLAH MENGEMUDI SIE BERSAUDARA
Jl Pandegiling 183 SURABAYA
(031) 5682491
JAYA KURSUS MENGEMUDI MOBIL
Jl Makam Peneleh 106 SURABAYA
(031) 5346108
SEMERU KURSUS
Jl Legundi 11 SURABAYA
(031) 5454474
KREATIF
Jl Kutisari Utr 57-A SURABAYA
(031) 8496554
SINAR KURSUS
Jl Kedinding Tgh Jaya I 76 SURABAYA
(031) 3894833
KURSUS MENGEMUDI MOBIL FORTUNA
Jl Raya Kupang Jaya I Kav E/27 SURABAYA
(031) 7322690
ULUNG KURSUS MENGEMUDI
Jl Raya Kalirungkut 59-A SURABAYA
(031) 8436969
LO KURSUS MENGEMUDI
Jl Kedungdoro 167-C SURABAYA
(031) 5324179
VENUS KURSUS
Jl Kenjeran 170 SURABAYA
(031) 3715581
MAHIR KURSUS MENGEMUDI
Jl Tengger Kandangan VIII Bl E-57/17 SURABAYA
(031) 7415838

NB : Alamat akan terus diupdate

Jumat, 04 Mei 2012

1.000 Mobil Honda Di Thailand Dihancurkan Sebagai Bukti Komitmen Pada Pelanggan

Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda, pertengahan pekan ini mulai menghancurkan lebih dari seribu kendaraan produk mereka yang rusak di pabrik saat banjir melanda Thailand.


Penghancuran itu dilakukan di pabrik Honda di provinsi Ayutthaya dan akan berlangsung satu bulan, kata pernyataan Honda.

Pabrik tersebut berada di Rojana Industrial Park. Lokasi itu pada Oktober terkena banjir parah yang mengakibatkan produksi mereka terhenti. Foto dari udara menunjukkan ratusan kendaraan produksi pabrik itu terendam.

"Ketika itu kami berhasil memindahkan kendaraan baru ke lokasi bebas banjir, tapi ada 1.055 kendaraan yang akhirnya rusak di pabrik akibat banjir," kata Pitak Pruittisarikorn, executive vice president Honda Automobile Thailand.



"Kami tak akan menjual kendaraan rusak itu ataupun menggunakan bagian-bagiannya," kata Pitak. Sebagian kendaraan yang akan dihancurkan itu adalah City, Brio dan Jazz. Pabrik tersebut hingga kini belum beroperasi.

Tindakan penghancuran ribuan mobil baru Honda yang kerendam saat banjir di Thailand merupakan komitmen kuat terhadap kepentingan konsumen. Honda seperti mengatakan "Kami hanya menjual produk yang baik/sesuai standar".


Sumber : butuhmobil.com

Tips Mengatasi Mobil Mogok Saat Banjir

Walau sudah berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang air, terkadang mobil mogok karena air terlanjur masuk ke dalam mesin. Masuknya air masuk kemesin terjadi karena genangan air yang makin tinggi, kondisi jalan yang tidak rata dan ombak dari kendaraan lain. Supaya kerusakan mesin tidak bertambah berat, berikut ini kami akan memberikan beberapa poin penting yang perlu dilakukan saat menghadapi situasi mobil yang mogok setelah melewati banjir.


1. Pindahkan mobil ke tempat yang kering dan jangan mencoba MENSTARTER sebelum melakukan pengecekan komponen vital mesin. Jika Anda memaksa MENSTARTER sementara air terlanjur masuk ke dalam mesin, akan mengakibatkan piston pecah atau bengkoknya stang piston.

2. Periksalah saringan udara apakah kondisinya basah atau kering. Apabila basah, kemungkinan air sudah masuk ke dalam mesin. Oleh swbaab itu keluarkan air di mesin dengan cara melepas semua busi lalu starter mesin.

3. Cek terminal busi apakah basah atau kering. Jika basah, keringkan dengan kain lap atau tisu sampai benar-benar kering supaya tidak terjadi hubungan arus pendek (korslet) saat mesin dihidupkan.

4. Cek kondisi oli mesin, oli transmisi, dan gardan (jika memungkinkan). Apakah volumenya bertambah atau berubah warnanya. Jika ketinggian pada stik oli melebihi ketinggian maksimal, ada kemungkinan air masuk ke saluran oli dengan kapasitas yang cukup banyak. Sedangkan dari sisi warna, normalnya oli berwarna coklat kehitaman. Jika warnanya seperti kopi susu atau hitam keputihan berarti oli sudah tercampur dengan air. Apabila oli sudah bercampur air, sebaiknya jangan menghidupkan mesin sebelum mengganti oli mesin atau oli transmisi. Untuk transmisi manual dan gardan yang tidak mempunyai stik pengukur kuantitas oli, lakukan pengecekan di bengkel resmi terdekat.

5. Cek komputer (ECU) jika banjir cukup tinggi sampai merendam tempat duduk. Dalam kondisi basah, lepas dan keringkan komputer (ECU), misalnya dengan bantuan pengering rambut, sebelum menghidupkan mesin. Dari hasil pengecekan komponen vital di atas, jika hasilnya banyak yang bermasalah sebaiknya bawa kendaraan Anda ke bengkel resmi terdekat. Jangan memaksa untuk menghidupkan mesin di lokasi karena akan menambah risiko pada kendaraan dan menambah biaya perbaikan.


Sumber : kiosban.com

Melewati Genangan Air Saat Berkendara


Tingkat curahan hujan belakangan ini semakin tinggi seiring musimnya, mengakibatkan genangan air berada di mana-mana. Hal ini sebaiknya menjadi perhatian khusus bagi pengendara yang akan menerobos genangan air. Apabila tidak berhati-hati, maka air dapat masuk ke dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan serius pada mesin serta perangkat lain. Nah berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika melewati genangan air sebagai pencegahan air masuk ke dalam mesin.

  

Perkirakan kedalaman genangan air dengan kendaraan Anda. 
Caranya dengan melihat kendaraan yang ada di depan kendaraan Anda. Apabila ketinggian air melebihi setengah ukuran roda kendaraan sejenis, lebih baik cari alternatif jalan lainnya.

Perhatikan ketinggian lubang saringan udara pada mesin. 
Tugas saringan udara adalah mengambil udara dari luar yang masuk ke dalam mesin, dan menghasilkan hisapan yang besar. Jadi saat melewati genangan air pastikan jangan sampai ketinggian air melewati ketinggian saringan udara. Sebab jika air masuk ke dalam mesin maka dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin.

Kemudikan kendaraan secara perlahan. 
Jaga rpm mesin tidak terlalu tinggi (1500 – 2500 RPM). Supaya tidak terjadi hisapan yang terlalu besar pada ujung lubang saringan udara sehingga air tidak ikut terhisap masuk ke dalam mesin. Selama mesin hidup, jangan takut air masuk dari knalpot karena adanya tekanan gas buang kendaraan.

Gelombang air. 
Berhati-hatilah terhadap gelombang air yang diakibatkan kendaraan lain yang melintas terutama kendaraan besar dari arah berlawanan. Gelombang air dari kendaraan lain bisa saja masuk ke mesin dan merusak mobil Anda.

Pengeringan rem dan kopling. 
Setelah Anda melewati genangan air, lakukan pengeringan rem dengan cara menginjak rem dengan kaki kiri secara perlahan dan kaki kanan tetap di posisi pedal gas sehingga kendaraan masih tetap bisa melaju perlahan. Kopling dikeringkan dengan cara menekan pedal gas sehingga rpm menunjukkan angka 3000, lalu injak – lepas pedal kopling berulang-ulang untuk menghindari kejadian kopling lengket dikemudian hari.

Sebagai catatan : Jangan pernah sekali Anda mencoba untuk menstarter kembali kendaraan Anda jika kendaraan tiba-tiba mogok saat melewati genangan air atau banjir. Sebab hal ini akan merusak mesin apabila ada air yang masuk kedalam silinder

Tips Hilangkan Rasa Ngantuk Saat Mengemudi


Saat ini keberadaan sebuah mobil sangat penting dalam menunjang berbagai kegiatan anda yang super sibuk. Dengan keberadaan mobil pribadi, tentu bisa menghemat ongkos serta menghemat waktu jarak tempuh.
Tetapi, kendalanya jika pada waktu menyetir mobil, terutama untuk perjalanan yang jauh, rasa capek kadang muncul disaat – saat yang tak pernah terduga dan harapkan.

Jika Anda ingin merencanakan perjalanan yang jauh menuju beberapa tempat dalam sehari, pastikan anda bisa tidur secara optimal pada malam hari sebelumnya. Dengan tidur yang cukup berkisar 8 jam, tentunya keesokan paginya anda bisa memperoleh kondisi tubuh anda dalam keadaan bugar.
Siapkan juga makanan ringan untuk menjadi camilan maupun potongan buah yang telah disimpan pada dalam wadah kedap udara serta air minuman seperti air putih yang cukup untuk diletakkan di dalam mobil anda.

Ketika anda menyetir, pastikan anda fokus serta jangan lupa untuk beristirahat setelah berkendara selama 2 jam tanpa berhenti atau lebih. Carilah lokasi strategis bagia Anda menepikan mobil sejenak guna beristirahat.

Ketika anda menepikan mobil anda dalam beristirahat, maka gunakanlah waktu yang ada untuk anda mengudap cemilan, meneguk air putih, atau merelaksasikan kaki atau tangan anda pada saat rasa kantuk atau lelah mulai menyerang anda.

Cobalah anda keluar sejenak dari dalam mobil anda lalu menghirup udara di luar sebanyak 10-15 kali. Maksudnya, semakin banyak oksigen yang masuk ke dalam tubuh kita, sehingga semakin baik dalam mendukung relaksasi otot serta syaraf yang tegang ketika mengemudikan mobil tadi.

Anda pun bisa melakukan joging di lokasi selama 5 menit guna menghilangkan pegal – pegal yang muncul di kaki anda. Silahkan lepasakan alas kaki anda sejenak jika di dekat situ terdapat jalanan aspal yang lumayan bersih. Biarkan telapak kaki anda langsung menyentuh aspal, lantai atau rumput secara langsung. Hal ini bertujuan agar titik-titik syaraf pada kaki menjadi lebih rileks.

Anda juga bisa menggunakan obat tetes mata ketika mata anda mulai terasa perih dan mulai lelah. Hal ini dimaksudkan agar mata anda menjadi bersih dan dapat terhindar dari iritasi mata akibat debu atau kotoran yang menempel pada mata anda selama menyetir mobil.

Jangan langsung menyalakan AC ( Air Conditioner ) , ketika anda mulai kembali kedalam mobil. Biarkan dulu udara segar menerpa wajah anda selama kurang lebih 10-15 menit pertama. Setelah anda merasa lebih segar, silakan AC mobil dinyalakan.

Jika anda menyetir mobil sendirian, se baiknya menyetel radio atau musik favorit anda supaya tidak merasa sunyi. Tetapi jangan menyetel musik dengan volume suara yang keras sebab anda bisa – bisa tidak bisa mendengar bunyi klakson mobil lain atau bunyi lain disekitar anda yang mungkin membahayakan anda sendiri

Jadikan Mobil Hemat BBM


Anda mungkin sering melihat pengemudi yang sering menggunakan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, pastinya dengan alasan biar cepat sampai ke tempat tujuan? Akan tetapi perlu anda ketahui bahwa kendaraan yang di gunakan dalam kecepatan yang diatas rata-rata bisa menguras bahan bakar mobil sehingga lebih cepat habis dari seharusnya, Di tambah lagi resiko kecelakaan yang terus membayangi dan harus ditanggung?

Guna menghindari resiko boros bensin, Berikut ini dapa anda simak mengenai beberapa tips yang mungkin dapat bermanfaat bagi Anda.

Langkah pertama (ini yang lumayan sulit, khususnya terhadap Anda yang memiliki jiwa pembalap) ialah menjaga supaya laju kendaraan tetap konstan. Apabila anda hendak pindah gigi, Di anjurkan supaya kisaran RPM mobil berada pada angka 3000 hingga 4000 (untuk kendaraan bensin) serta 2500 hingga 3500 (untuk yang berbahan bakar solar). Dengan demikian, bensin/solar yang digunakan sebagai sumber daya tenaga utama dalam menjalankan kendaraan juga ’dibakar’ dengan jumlah konstan. Pada jalanan menanjak, kecepatan serta hal diatas yang terutama harus diperhatikan. Sementara pada jalan menurun, pengereman/penggunaan rem juga harus konstan untuk menjaga laju kendaraan. Rem yang diinjak harus seimbang, serta jaga supaya RPM tidak melebihi batas yang ditentukan (salah satu caranya ialah dengan memindahkan persneling). Di samping itu, mainkan gigi mobil Anda sehingga kecepatan serta laju RPM konstan.

Langkah terakhir ialah ketika membuka kaca mobil. Biasanya sering kali pada perjalanan jauh atau dekat (terutama jika mobil tidak dilengkapi oleh peralatan pendingin), kita membuka jendela mobil Sehingga udara sejuk mengalir masuk. Akan tetapi jangan salah, seandainya harus dibuka, Di anjurkan supaya jangan hanya satu melainkan kedua sisi (kiri maupun kanan) jendela yang dibuka. Karena seandainya Anda hanya membuka satu sisi saja, Menyebabkan sirkulasi udara hanya akan berjalan satu arah (masuk) dan dengan sendirinya dapat menghambat kecepatan laju kendaraan. Otomatis, bahan bakar menjadi lebih banyak dikuras.


Sumber : kiosban.com

Cara Berkendara Aman dari Tangan Jahil


Saat ini hampir semua situasi di Kota – kota besar yang semakin tidak aman membuat para pengemudi wajib ekstra hati-hati ketika berkendara. karena, tidak jarang terjadi aksi penodongan atau perampasan yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab pada para pengendara yang lengah, serta hebatnya hal tersebut kerap terjadi dan dilakukan pada tempat-tempat yang ramai. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda yang sering berkendara ketika menuju ke suatu tempat memperhatikan tips-tips berikut, yang sebenarnya sangat simple.

Sebelum meninggalkan mobil di area parkir, pastikan bahwa pintu mobil telah terkunci semua serta jendela rapat. Kesalahan yang satu ini yang sering dilakukan seseorang ketika parkir pada sebuah tempat, akibatnya pada saat kembali mobilnya sudah raib serta ia hanya bisa menyesali nasib. Jangan lupa, walaupun telah dikunci, periksa lagi kendaraan Anda.

Hal kedua ialah jangan pernah membuka kaca mobil kecuali laju kendaraan Anda cukup kencang. Memang, suasana yang panas ditambah AC mobil yang sering mati (atau bahkan tidak dilengkapi oleh perangkat pendingin udara) menjadikan seseorang kerap membuka kaca guna mendapat udara segar. Sebisa mungkin hindari hal ini, karena kaca mobil yang terbuka kerap mendorong orang yang berniat jahat sehingga melakukan penodongan. Seandainya tertutup, belum tentu ia berani melakukannya.

Jangan meninggalkan barang berharga dalam mobil ketika keluar, ataupun menaruh barang tersebut di tempat-tempat yang dapat terlihat dari luar mobil. Hal ini harus diperhatikan terutama bagi kalangan ibu-ibu, yang kerap menaruh HP atau tas berisi uang di atas jok ataupun dashboard. Hal ini termasuk penggunaan HP ketika berkendara, terutama ketika mobil berhenti di lampu merah. Selain bisa membahayakan pengendara lainnya (terutama saat melaju), HP merupakan barang yang paling menarik bagi penodong untuk melancarkan aksinya.

Yang terakhir, jangan lupa untuk membawa alat-alat pengaman yang dapat digunakan pada keadaan darurat. Benda-benda seperti kunci roda, tang, kunci inggris, tongkat baseball dapat berguna dalam membela diri Anda seandainya suatu ketika Anda terpaksa perlu mempertahankan diri dari penodong. Ketika berhenti di perempatan yang sering kali rawan, Sebaiknya anda untuk menjaga jarak dengan kendaraan depan. Dengan demikian, saat dikepung oleh penjahat, Anda tingfal tancap gas dan meninggalkan tempat tersebut. Dan bila dikuntit orang, jangan pernah berhenti di tempat sepi karena hal itu hanya akan membahayakan keselamatan Anda sendiri.


Sumber : kiosban.com

Cara Ganti Ban Mobil Sendiri


Ganti ban mobil merupakan salah satu masalah yang akan Anda temui ketika memutuskan untuk memiliki sebuah mobil. Bisa saja Anda menggantungkan diri pada layanan bengkel dan para ahli ketika menemui masalah ini, banyak orang melakukannya. Tapi alangkah baiknya dan tentu sa ja akan sangat memudahkan Anda sendiri jika mengetahui kapan harus ganti ban mobil sebelum mereka rusak dan bagaimana caranya. Ganti ban Anda sendiri tidak akan sesulit yang dibayangkan. Cobalah memberanikan diri untuk belajar dan berlatih melakukannya.  Jika Anda melakukannya sebelum terjadi kerusakan ban ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • kedalaman tapak ban. Di setiap negara akan ada standar untuk kedalaman normal setiap ban. Jadikan sebagai patokan.
  • ketika ban mulai terasa licin di jalanan yang basah atau terasa tidak nyaman ketika melewati jalan berlubang. Itulah saatnya ganti ban mobil Anda.
  • keausan ban sebenarnya bisa dilihat dari penampakan permukaannya, periksalah secara berkala atau lakukan kunjungan ke bengkel secara teratur
  • Ketika waktunya tiba harus melakukan ganti ban sendiri tanpa bantuan para ahli, perhatikan langkah-langkah berikut :
  • Carilah tempat aman untuk berhenti, dengan tanah datar dan penerangan yang cukup
  • Matikan mesin, tarik rem tangan dan posisikan mobil pada mode “parkir”
  • Ambil pelengkapan ganti ban mobil. Anda harusnya sudah menyiapkannya di bagasi mobil.
  • Lepaskan dop atau penutup roda plastik menggunakan ujung datar kunci inggris roda atau obeng.
  • Mulailah melonggarkan mur-mur roda. Jika terlalu ketat, hati-hatilah dalam menggunakan kunci inggris dan berat badan anda sebagai tenaga ekstra.
  • Jangan lupa melihat buku panduan kendaraan ketika memasang penyangga. Ini untuk menghindari mobil slip, kecelakaan dalam ganti ban mobil sering terjadi karena kesalahan ini.
  • Angkat badan mobil secukupnya dan mulailah ganti ban mobil dengan ban serep.
  • Pasang dan kencangkan mur-mur. Jangan terlalu ketat sampai mobil bebas dari penyangga.
  • Turunkan mobil pelan-pelan, lepaskan penyangga dan mulailah mengencangkan mur kuat-kuat.
  • Rapikan dan kembalikan semua peralatan ke dalam bagasi mobil.
  • Mulailah menjalankan mobil anda kembali. Ketika bertemu dengan pompa bensin atau tempat mengisi angin, sesuaikan tekanan ban sehingga seimbang. Jika Anda ragu dengan hasil kerja Anda ketika ganti ban mobil barusan, silahkan minta teknisi bengkel untuk memeriksanya.


Sumber : kiosban.com

Tips Mengemudi Saat Hujan Deras

Jika kita tidak bisa menyiasati situasi jalanan maka bisa mengundang kecelakaan.

Saat hujan mengguyur jalanan, banyak resiko buruk yang bisa terjadi oleh para pengemudi jika tak berhati-hati. Karena saat hujan, biasanya di barengi dengan lampu mati, jalanan becek, macet dan banjir. Jika kita tak bisa menyiasati situasi jalanan maka bisa mengundang kecelakaan. Ikuti trik berikut ini supaya anda bisa melaju dengan tenang di tengah jalanan yang tersiram hujan lebat.

  1. Menghadapi hujan lebih baik nyalakan lampu kecil. Bila kurang yakin bahwa pengendara di belakang tak dapat menangkap sinar lantaran curahnya cukup lebat, pakai saja lampu utama. Atau gunakan lampu kabut (fog lamp).
  2. Perhatikan penghapus kaca anda, pastikan berfungsi dengan baik.
  3. Perhatikan kembang keempat ban. Apalagi yang menggunakan radial. Risikonya bila menerjang genangan air dengan kecepatan tinggi, roda tidak menapak pada permukaan jalan alias melayang. Tindakan paling tepat sebelumnya kurangi kecepatan dan turunkan gigi persneling. Bila perlu yang paling rendah.
  4. Pastikan roda depan sudah lurus. Tahan setir, jaga putaran mesin dengan konstan. Pedal gas jangan diangkat karena bila ketinggian air melebihi pipa gas buang, air akan masuk ke knalpot.
  5. Jika terjebak banjir, sekali-sekali injak pedal rem jika jarak dengan kendaraan di belakang agak jauh untuk memastikannya bekerja sempurna. Karena rem tromol yang tersiram air suka blong. Perlakukan pedal gas, rem dan kopling secara halus. Jangan menekan pedal kopling terlalu lama karena mobil akan meluncur cepat. Bila kopling langsung dilepas akan menimbulkan gejala selip lantaran roda memperoleh traksi secara mendadak.
  6. Perlakukan setir dengan lembut dan pemutarannya diurut secara teratur. Posisi tangan kala mobil lurus berada di jarum jam 3 dan 9. Jika ingin menikung ke kiri, jangan sekali-sekali telapak tangan kanan menggenggam bagian dalam setir dengan posisi siap menarik. Bahanya jika mobil selip, reaksi setir jadi lambat.
  7. Saat hujan ikuti deretan kendaraan di depan. Bila ingin pindah jalur, minimal 25 meter sebelumnya nyalakan lampu sein sambil mengamati kendaraan dari belakang spion luar atau dalam tak lebih dari 5 detik.
  8. Saat menikung pada jarak 50 meter sudah mengurangi kecepatan dibarengi pasang sein dan sambil menurunkan persneling satu per satu untuk membantu fungsi pengereman.
  9. Sebelum membelok, perhatikan kendaraan yang di belakang dan di depan.

Sumber : Toyota Astra

Kamis, 03 Mei 2012

Cara Mengemudi yang Baik dan Benar

Berkendaraan dijalanan umum dengan kendaraan seperti mobil memerlukan antipasi dan persiapan tersendiri yang lebih dibandingkan berkendara dengan motor dan sejenisnya. Sekali pun mobil telah mendapatkan perawatan rutin, hingga memiliki mesin, ban serta sistem pengereman yang baik, bukan berarti kita telah cukup dalam mempersiapkan diri untuk terhindar dari bahaya dijalan raya. 

Untuk itu, berikut ini adalah 10 tips yang perlu anda lakukan sewaktu akan / mengendarai mobil anda ke jalan raya :

  1. Hal pertama tentu saja melakukan pemeriksaan pada kendaraan mobil anda. seperti memeriksa minyak rem, tekanan angin pada ban, mengecek lampu indikator, memeriksa bagian bawah kendaraan dari kebocoran oli dan sebagainya. Intinya pastikan kondisi mobil anda sudah cukup prima untuk berjalan.
  2. Mengemudikan mobil dengan beban berlebih tentu tidak baik, selain mengganggu keseimbangan juga akan memboroskan bahan bakar, untuk itu sebaiknya pindahkan berbagai barang-barang yang kurang penting dari dalam kendaraan anda.
  3. Gunakan sabuk pengaman ( safety belt ) dengan baik dan benar, yaitu dengan menyilangkannya dari bagian tulang bahu ke pinggul, dengan demikian berat badan tubuh anda bisa terjaga dengan baik jika terjadi benturan atau hentakan mendadak.
  4. Posisi kan dengan baik perangkat spion mobil bagian dalam dan luar sehingga anda bisa bisa melihat secara bebas berbagai posisi dari badan mobil dan keadaan sekitarnya dengan leluasa. Untuk bagian tak terlihat, usahakan untuk menengokkan kepala seperti saat dimana anda perlu untuk berpindah jalur atau berputar arah.
  5. Sebaiknya peganglah stir sesuai dengan prosedur, yaitu idealnya posisi genggaman tangan ada di arah jam 3 dan jam 9 dan gunakanlah jari anda ketika perlu untuk menyalakan lampu belok atau wiper.
  6. Fokuslah dalam mengemudikan mobil, hilangkan berbagai fikiran yang mengganggu konsentrasi anda berkendara. Berbagai aktifitas mengganggu juga perlu ditinggalkan seperti merokok, atau pun menelpon, jika memang hal tersebut memang dirasa perlu untuk dilakukan, sebaiknya anda terlebih dulu menepi atau gunakan handsfree untuk mudahnya berkomunikasi telepon.
  7. Jagalah jarak aman, baik sisi samping kiri dan kanan, serta depan dengan kendaraan lain untuk menghindari keadaan mendadak, karena dengan besarnya ruang / jarak anda akan melakukan antisipasi.
  8. Sekali pun mobil anda sudah mendukung teknologi ramah lingkungan, lakukanlah pengoperan gigi trasmisi pada rpm 2.000 sampai dengan 2.500 rpm. Karena mesin berbahan bakar bensin umumnya baru bekerja optimal di kisaran putar 2.000 – 2.500 rpm
  9. Lakukanlah berbagai trik efesiensi bahan bakar yang aman, seperti mengangkat injakkan kaki pada pedal gas lebih dulu dan biarkan mobil meluncur sebelum anda menginjak rem saat akan menikung.
  10. Matikan mesin mobil jika anda berhenti atau menepi selama lebih dari 1 menit, karena mesin mobil yang hidup dalam keadaan diam selama 3 menit sama artinya seperti mesin mobil melakukan perjalanan 1 jam pada kecepatan rata-rata 50 km / jam.
  11. Jalankanlah 10 tips cara mengemudi mobil yang hemat, baik, benar dan cerdas diatas sehari-hari.

Sumber : andriyarusman.com

Makna Tulisan di Ban dan Velg Mobil

VELEK dan Ban merupakan komponen yang tidak terpisahkan saat kita ingin mendandani mobil kesayangan. Keduanya memiliki motif dan desain yang sangat beragam sehingga harus pandai-pandai memadupadankan dengan style kendaraan.

Dalam memilih kedua komponen ini, kita harus mempertimbangkan tujuannya. Apakah untuk keperluan harian, kompetisi atau untuk kontes sebagai carshow. Semuanya harus serasi karena secara tidak langsung menunjukkan jati diri pemiliknya.

 
Pabrikan mobil umumnya memasangkan ban pada mobil produksinya dengan velek dan ban OEM (Original Equipment Manufacturer) sesuai dengan karakter mobil. Untuk mobil yang diproduksi masal biasanya menggunakan ban yang lebih ditujukan untuk kenyamanan.

Selain menjunjung tinggi faktor kenyamanan, pemilihan pada mobil ban standar juga memperhatikan faktor keselamatan dan faktor keawetan komponen kendaraan. Oleh karena itu kendaraan yang dijual dibekali ban yang berprofil tebal.

Berbeda dengan kendaraan-kendaraan sekelas Ferrari, Lamborghini, Porsche dan kendaraan eksotis lainnya yang dibuat untuk tujuan performa dan gaya hidup. Oleh karena itu ban dan velek yang digunakanpun rata-rata berukuran diameter besar dengan ban berprofil rendah alias ban tipis.

Ban dengan spesifikasi tersebut ditujukan untuk mendapatkan traksi, akselerasi serta kelincahan bermanuver dengan faktor safety yang sangat tinggi untuk mengimbangi kemampuan kendaraan yang bersangkutan.

Karena Faktor kenyamanan berada pada urutan kesekian, maka jangan harap Anda mendapatkan kenyamanan pada kendaraan-kendaraan eksotis yang kami sebutkan di atas. Dan meskipun demikian kita tidak bisa menampik kalau kendaraan eksotis tadi sangat indah dipandang.

Karena umumnya kendaraan dengan velek besar ini digunakan pada mobil-mobil 'mahal' itulah maka banyak para pemilik kendaraan menaikkan ukuran ban dan veleknya agar setidaknya mendekath tampilan mobil-mobil sport eksotis tersebut.

Namun sebelum melaksanakan niat itu, sebaiknya pahami dulu kode-kode yang ada pada ban. Dan yang perlu diperhatikan saat Anda ingin menaikkan diameter roda mobil kesayangan Anda, sebaiknya tidak lebih dari dua inci lebih besar dari ukuran standar OEM. Itu kalau Anda masih peduli faktor kenyamanannya.

Misalnya jika mobil Anda saat ini menggunakan velek ukuran 16 inci, maka sebaiknya Anda melakukan pembesaran tidak lebih dari plus dua (+2) yaitu 18 inci. 

Kode-Kode Pada BAN

Misalnya ban berkode 215/65R15 89H. Angka '215' adalah lebar telapak ban dalam satuan ukuran milimeter. '65' (Aspek Rasio), adalah rasio/perbandingan antara ketebalan profil ban dengan lebar telapak ban. Angka 65 di sini mengisyaratkan tinggi/tebal ban adalah 65% dari lebar telapak ban.

'R' (konstruksi), adalah pola jalinan benang/kawat yang memperkuat konstruksi ban. 'R' di sini berarti ban tersebut memiliki pola jalinan berpola radial. Jika 'B' berarti ban tersebut mempunyai konstruksi sabuk bias (bias belted). Untuk 'D' maka berarti konstruksinya adalah bias diagonal (diagonal bias).

Angka 15 berikutnya adalah ukuran diameter rim/velek dalam satuan inci dan angka '89' mengisyaratkan beban maksimal (load index) yang diizinkan pada ban bersangkutan. Sesuai dengan standar industri ban maka kode tersebut memiliki kapasitas beban maksimal sebesar 580 kilogram di tiap ban. 


Tabel load Index/ beban maksimal yang diizinkan:

 86=530kg
 87=545kg
 88=560kg
 89=580kg
 90=600kg
 91=615kg
 92=630kg
 93=650kg
 94=670kg dan seterusnya.

Huruf "H' terakhir merupakan indikator kecepatan maksimal.

Tabel indikator kecepatan maksimal yang diizinkan:

 G=  90km/jam
 H= 210km/jam
 J= 100km/jam
 K= 110km/jam
 L= 120km/jam
 M= 130km/jam
 N= 140km/jam
 P= 150km/jam
 Q= 160km/jam
 R= 170km/jam
 S= 180km/jam
 T= 190km/jam
 U= 200km/jam
 V= 240km/jam
 W= 270km/jam
 Y= 300km/jam

Jadi ban berkode 215/65R15 89H adalah ban dengan lebar telapak 215mm, ketebalan ban dengan aspek rasio 65% x 215(mm) = 129(mm), berjenis radial dengan ukuran velek berdiameter 15 inci, mampu dibebani seberat 580 kg dengan batas kecepatan aman maksimal 210 km/jam.

Ada perbedaan kode simbol batas kecepatan pada sistem Eropa generasi lawas yang diberi kode 215/65 HR15 yang berarti lebar telapak 215 mm/aspek rasio 65, kecepatan maksimal 210 km/jam, jenis radial dan rim 15 inci.

 TR=100 Km/jam.
 HR=210 Km/jam.
 VR=260 km/jam
 ZR=340 km/jam.

Tulisan 'DOT' pada dinding ban, berarti ban tersebut telah memenuhi standar persyaratan dari Departement of Transportation (DOT) Amerika Serikat berdasarkan sistem Uniform Tire Quality System (UTQG) atau tiga jenis kemampuan/tingkatan ban, yaitu keawetan/jarak tempuh, daya cengkeram dan daya tahan terhadap temperatur.

Inflation Pressures/Tekanan angin adalah batas maksimum yang diperbolehkan, tetapi belum tentu sesuai untuk jenis mobil Anda. Pakailah selalu tekanan angin yang dianjurkan produsen mobil yang dapat dilihat pada buku petunjuk/manual book.

Di samping kode-kode di atas, ada kode lainnya yang tak kalah penting. Dalam dunia off-road kerap kita mendengar ban berukuran 31 ban 33 dan lain sebagainya. Untuk ban off-road biasanya menggunakan kode sederhana seperti 31 x 10.50 R 15 6PR.

Angka 31 adalah ukuran paling luar diameter ban dalam satuan inci, sementara 10.50 merupakan ukuran lebar ban dalam satuan inci, R adalah jenis ban Radial dan 6PR adalah 6 Ply Rating yaitu jumlah lapisan pola jalinan kawat atau benang di dalam ban yang dalam hal ini maksudnya 6 lapisan.  

Kode-Kode Pada VELEG

Bahasa velek umumnya lebih sederhana dibanding bahasa ban. Sebagai contoh: Sebuah velek tertera kode 7 1/2 (7.5) x 17 kemudian 4/114.3 dan ET +40.

Angka 7.5 pada rangkaian kode 7.5 x 17 merupakan lebar velek dalam satuan inci sementara angka 17 merupakan diameter velek dalam satuan inci. Arti angka 7.5 x 17 berarti velek memiliki lebar 7,5 inci dengan diameter 17 inci.

Rangkaian kode 4/114.3 merupakan kode untuk menunjukkan jumlah baut yaitu 4 baut dan 114.3 merupakan kode untuk PCD (Pitch Circle Diameter) yaitu diameter pola lingkaran posisi baut dalam satuan milimeter. Jadi jika ada kode 5/112, berarti velek tersebut memiliki 5 lubang baut dengan PCD 112 mm.

Kode ET merupakan ukuran offset velek. Velek memiliki dua bibir yaitu bibir luar dan bibir dalam. Jika dudukan baut velek berada tepat di tengah-tengah antara bibir luar dan bibir dalam (centerline) berarti velek memiliki offset 0.

Posisi dudukan baut velek semakin ke arah luar berarti velek memiliki offset positif demikian pula sebaliknya jika posisi dudukan roda cenderung lebih ke arah dalam berarti negatif. Jadi jika pada velek tertulis ET +40 itu artinya posisi dudukan baut roda pada velek bergeser ke luar sejauh 40 mm.

Umumnya pemilik kendaraan jarang malakukan kesalahan dalam memilih ukuran ban dan velek serta ukuran PCD. Akan tetapi pemilik kerap lalai mengukur offset-nya hingga baru diketahui setelah ban dan velek siap dipasang atau bahkan setelah dipasang pada kendaraan.

Kebanyakan problem yang timbul adalah mentoknya ban dengan komponen bodi kendaraan seperti pada bibir spakbor atau fender, piring dudukan pegas suspensi atau dinding apron maupun dinding rumah roda akibat melupakan faktor offset.

Kalau sudah begini, biasanya pemilik menyiasatinya dengan menambahkan spacer agar ban tidak mentok. Namun perlu diingat bahwa penggunaan spacer membuat velek memiliki potensi bergeser dari posisinya karena tumpuan velek hanya bergantung pada ikatan baut-baut roda.

Seharusnya velek menempel sempurna pada dudukan roda dan tertahan oleh tonjolan poros roda agar posisi roda tetap center pada dudukannya.

Yang tidak kalah pentingnya saat memasang velek, perhatikan lubang tengah velek dan tonjolan pada dudukan velek. Idealnya antara lubang tengah pada velek dan tonjolan hub roda harus masuk secara presisi. Jika Ada celah, sebaiknya Anda meminta ring tambahan untuk di pasang pada center hub roda untuk membantu velek tetap center terhadap poros roda.

Sumber : mediaindonesia.com

Cara Parkir yang Baik dan Benar


Pertumbuhan angka kepemilikan mobil pribadi terus meningkat, kemacetan lalu-lintas makin merata di jalan-jalan saat jam sibuk.

Begitu juga dengan masalah ruang parkir. Area parkir publik diatur sedemikian rupa dengan marka agar mobil diparkir dengan baik dan tertib. Memarkir mobil ada aturannya, kita harus mematuhi marka yang ada di area parkir.



Berikut cara parkir yang baik beserta macam-macamnya :

1. Cara Parkir Berjajar


 Gunakan lampu sen (sign) saat akan memarkir di tempat yang dituju. Setelah kondisi aman, pastikan tidak ada yang melintas.

2. Cara Parkir Serong / Miring



 Gunakan lampu sen (sign) saat akan memarkir di tempat yang dituju. Setelah kondisi aman, pastikan tidak ada yang melintas.

3. Cara Parkir Paralel

Parkir paralel adalah posisi parkir yang dianggap cukup sulit untuk melakukannya oleh sebagian orang. Perlu trik khusus dan latihan untuk dapat melakukannya dengan lancar dan baik.


Perkirakan bahwa ruang untuk parkir lebih besar dari ukuran panjang mobil kita, majukan mobil hingga sejajar dengan mobil yang parkir tersebut.
Usahakan ada jarak sekitar satu meter dari mobil yang parkir dengan mobil kita.



Masukkan gigi mundur (R), kemudian putar setir ke sisi arah tempat parkir.
Mundurkan perlahan.. Perhatikan sudut bagian belakang mobil yang parkir.



Saat posisi mobil sudah miring/diagonal 45 derajat, luruskan setir sambil mundur perlahan.


  Ketika hampir mendekati trotoar, putar balik setir ke arah luar, sambil mundur perlahan.


Pindahkan ke gigi 1 atau D (untuk transmisi otomatis), belokkan setir ke sisi dalam untuk meluruskan posisi mobil.


 Bila perlu.. mundurkan kembali mobil hingga antara mobil depan dan mobil belakang sama jaraknya.

4. Cara Parkir di Tanjakan

Jangan anggap remeh parkir di tanjakan, kemungkinan rem tangan bermasalah bisa saja terjadi pada mobil kita. Agar mobil tidak meluncur ke tengah jalan, maka ikuti tips ini.

 

Posisi setir yang dibelokkan, tidak perlu hingga mentok, sehingga aman untuk power steering system yang masih menggunakan fluida/hidrolik (oli power steering)

5. Cara Parkir di Turunan

Sama seperti parkir di tanjakan, kemungkinan rem tangan bermasalah bisa saja terjadi pada mobil kita. Agar mobil tidak meluncur ke tengah jalan, maka ikuti tips ini.


  Posisi setir yang dibelokkan, tidak perlu hingga mentok, sehingga aman untuk power steering system yang masih menggunakan fluida/hidrolik (oli power steering).

Sedikit tambahan tips untuk parkir tanjakan atau turunan :
takut mundur : masukin gigi 1
takut maju, masukin gigi mundur (R)

Sumber : soft7.com

Postingan Lama Beranda